Cerpen ku Part I
Teman Terbaikku
Pada waktu aku
pindah sekolah ke SMP Negeri 222 jakarta, aku bertemu dengan tiga orang
perempuan yang baik,lalu aku
bertanya dengan mereka.
“Hai nama kamu
siapa?” Ujarku
“Nama aku Tiara.” Ujar yang satu
“Kalau aku Yuni.” Ujar yang satu lagi
“Aku Putri, kalau nama kamu siapa?” Ujar yang terakhir
“Nama aku Tiara.” Ujar yang satu
“Kalau aku Yuni.” Ujar yang satu lagi
“Aku Putri, kalau nama kamu siapa?” Ujar yang terakhir
Besoknya salah satu dari mereka
mengajakku untuk pergi kekantin untuk makan.
“Ruth,kita kekantin yuk” ajak Yuni
“yuk” ajakku
Sesampainya
dikantin aku melihat kantin yang ramai dengan siswa-siswi yang sedang jajan dan
makan saat jam istirahat. Tak lama istirahat jam masukpun berbunyi,ternyata
pelajaran matematika,kata mereka gurunya galak dan kiler.
“Eh,eh gimana nih matematika? Gue
takut sma bu melvi” ucap Yuni dan Putri bersama
Lalu aku menjawab “Emangnya
gurunya kenapa?”
“Dia galak banget Ruth” kata Tiara
“Dia galak banget Ruth” kata Tiara
Tiba-tiba
gurunya masuk kedalam kelas semua murid bersiap mengambil bukunya dan duduk
dengan muka yang takut hingga jam pelajaran matematika selesai.
“Akhirnya selesai juga pelajaran
matematika” ujar Putri
“Iya, untung aja cuma satu jam, kalau nggak ntar gue disuruh maju lagi” kata Yuni
“Iya, untung aja cuma satu jam, kalau nggak ntar gue disuruh maju lagi” kata Yuni
“Hahahaha,tadi juga gue dah
takut” Ucapku
“Hahahaha,sama Ruth aku juga takut tadi” kata Tiara
“Hahahaha,sama Ruth aku juga takut tadi” kata Tiara
Akhirnya
jam pulangpun berbunyi semua murid bergegas untuk pulang dan kami berempat
berpisah pada waktu keluar gerbang sekolah, karena rumah kami berbeda arah.
Setelah beberapa bulan aku bersekolah disitu kami pernah
berjanji agar setiap ada yang ulang tahun traktir dan jalan-jalan. Lalu kami
tidak sengaja pada waktu itu juga kami membuat nama kelompok DUYU. Yuni berkata
“Bagus juga tuh nama DUYU=
Dara,Uli,Yara,Uni”
“Daranya siapa?” tanyaku
“Putrilah kan dia sering dibilang dara sma anak cowo,kalau uli, u karena nama u ada ulinya,kalau yara yah Tiara soalnya diadirumah dipanggil sama keluarganya yara,kalau uni yah gue, baguskan?” Ucapnya dengan semangat
“Iya,bagus-bagus” kataku
“Iya bagus tuh” ucap Tiara dan Putri
“Daranya siapa?” tanyaku
“Putrilah kan dia sering dibilang dara sma anak cowo,kalau uli, u karena nama u ada ulinya,kalau yara yah Tiara soalnya diadirumah dipanggil sama keluarganya yara,kalau uni yah gue, baguskan?” Ucapnya dengan semangat
“Iya,bagus-bagus” kataku
“Iya bagus tuh” ucap Tiara dan Putri
Lalu beberapa bulan yang lalu kami mengalami suatu
masalah,karena salah seorang dari kami berbohong kepada kami bertiga,sehingga
beberapa minggu kami tidak berbicara dengannya yaitu putri.
“Kalian kenapa sih marah sama
gue?” Tanya Putri
“Pengen banget tau?” ucap Yuni
dengan nada marah
“Ih kok lu songong banget sih
jawabnya” ujar Putri
“Lah lu duluan yang songong sama
kita dan yang udah bohong sama kita” ucap Yuni tegas
“Eh,eh udah dong kalo lu berdua
jawab dengan nada yang sama-sama songong gimana mau selesai masalah kita, emang
lu berdua pada mau kalo kita marahan atau nggak akan pernah main bareng lagi?
Lebih baik sekarang kita ngomongin baik-baik masalahnya.” Ucapku
Setelah semuanya berbicara dengan
baik akhirnya kami pun saling meminta maaf satu sama lain. Dan setelah beberapa
bulan penaikan kelas untuk kekelas 9 smp pun akan segera tiba, setelah
pembagian raport ternyata kami berempat naik kelas,tapi yang kami tidak
bayangkan adalah kami semua mempunyai kelas yang berbeda dan setelah dikelas 9
kami menjadi sangat jarang bermain bersama atau dibilang hamper tidak pernah
bicara atau becanda bersama. Sampai suatu ketika waktu aku ulang tahun,kami
bertemu disuatu mall untuk jalan bersama.
“Haiiiii” teriakku
“Ruth” ucap mereka dengan
serentak
“Ruth happy birthday yah” ucap
Tiara
“Makasih tiara” jawabku
“Ruth happy birthday yah” ucap Yuni dan Putri
“Makasih tiara” jawabku
“Ruth happy birthday yah” ucap Yuni dan Putri
“Makasih” jawabku
“Oh iya kita mau makan dimana?” Tanyaku
lagi
“Hmmm, kebetulan masih pada
kekenyangan. Gimana kalau kita jalan-jalan aja dulu?” Ucap Tiara
“Bagus juga sih ide Tiara,tapi
kita main time zone aja yuk” ajak Yuni
“Iyaaaa tuh ide bagus” ucap Putri
dengan nada gembira
“Yaudah yuk sekarang jalan” ucapku
Lalu setelah lama bermain
timezone akhirnya kami berempat lelah dan merasa lapar.
“Eh aku dah lapar nih” seru Tiara
“Yaudah yuk kita makan, tapi mau
makan dimana?” Tanyaku
“Di AW aja” ucap Tiara
“Oke,yuk” ucapku
Setelah sampai di AW kami makan dan memesan makanan yang ingin kami makan bersama-sama dan kami pun makan
Setelah sampai di AW kami makan dan memesan makanan yang ingin kami makan bersama-sama dan kami pun makan
“Kok minumnya kayak rasa balsam
sih” Tanya Yuni
“Hahahaha emang rasanya begitu
Yuni,” balas Tiara
“Hahahaha aneh-aneh aja lu Yuni”
ucapku
“Hahahaha Yuni Yuni” seru Putri
dengan menggelengkan kepalanya
Setelah
kami sudah selesai makan kami masih menikmati jalan bersama-sama hingga lama
sampai kami berempat puas bertemu dan bercanda bersama-sama.
Setelah beberapa bulan duduk dikelas 9 SMP kami sibuk dengan
urusan masing-masing ada yang les atau yang lainnya,karena saat itu kami sedang
akan menghadapi UN.
Setelah UN sudah selesai kami hanya bisa berbicara lewat sms
dan lewat facebook,karena dibulan setelah selesai UN kami akan mendengarkan
hasil pengumuman UN yang sudah dilaksanakan. Disekolah kami berbincang
“Eh gimana nih hasil UNnya,takut
nggak lulus” ucapku
“Iya sama,gue juga takut nggak
lulus” jawab Yuni
“Yaudah nggak usah panik, kita
harus yakin kalau kita semua pasti lulus dan mendapatkan nilai yang memuaskan
dan yang bisa membahagiakan kedua orang tua kita masing-masing.” Ucap Tiara
“Tapi tetep aja Tiara aku takut”
jawab Putri
“Aku yakin pasti kita berempat
lulus” ucapku dengan yakin dan percaya diri
“Iyaaaa kita pasti lulus!!!!”
ucap Yuni dan Tiara
Akhirnya
pengumuman kelulusanpun tiba,kami semua dengan tegang membuka lewat
internet,karena pengumuman kelulusan diumumkan lewat internet. Dan setelah kami
berempat lulus kami mengatakan kami lulus lewat sms dan dengan girang. Setelah
beberapa minggu kami kesekolah untuk cap tiga jari.
“Tiaraaaaaa” ucapku
“Apa?” Ucap Tiara
“Yee akhirnya kita lulus dan aku
lega banget rasanya” jawabku
“Iya nih gue juga ngerasa lega
banget” ucap Yuni
Setelah cap
tiga jari selesai kamipun bermain kerumahku untuk merayakan kemenangan kami
berempat dan menikmati kebebasan dari UN. Sesampai dirumahku, kami berjalan
untuk membeli pop ice yang sering kami beli bersama.
Setelah
kami diterima disekolah yang kami inginkan kami semua terkadang tidak bisa lagi
bertemu dan kami hanya bisa berkomunikasi dengan sms.an ataupun berbicara lewat
facebook kami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar