Selasa, 22 Mei 2012

Teman Terbaikku


Cerpen ku Part I

Teman Terbaikku

Pada waktu aku pindah sekolah ke SMP Negeri 222 jakarta, aku bertemu dengan tiga orang
perempuan yang baik,lalu aku bertanya dengan mereka.
“Hai nama kamu siapa?” Ujarku
“Nama aku Tiara.” Ujar yang satu
“Kalau aku Yuni.” Ujar yang satu lagi
“Aku Putri, kalau nama kamu siapa?” Ujar yang terakhir
Besoknya salah satu dari mereka mengajakku untuk pergi kekantin untuk makan.
“Ruth,kita kekantin yuk” ajak Yuni
“yuk” ajakku
            Sesampainya dikantin aku melihat kantin yang ramai dengan siswa-siswi yang sedang jajan dan makan saat jam istirahat. Tak lama istirahat jam masukpun berbunyi,ternyata pelajaran matematika,kata mereka gurunya galak dan kiler.
“Eh,eh gimana nih matematika? Gue takut sma bu melvi” ucap Yuni dan Putri bersama
Lalu aku menjawab “Emangnya gurunya kenapa?”
“Dia galak banget Ruth” kata Tiara
            Tiba-tiba gurunya masuk kedalam kelas semua murid bersiap mengambil bukunya dan duduk dengan muka yang takut hingga jam pelajaran matematika selesai.
“Akhirnya selesai juga pelajaran matematika” ujar Putri
“Iya, untung aja cuma satu jam, kalau nggak ntar gue disuruh maju lagi” kata Yuni
“Hahahaha,tadi juga gue dah takut” Ucapku
“Hahahaha,sama Ruth aku juga takut tadi” kata Tiara
            Akhirnya jam pulangpun berbunyi semua murid bergegas untuk pulang dan kami berempat berpisah pada waktu keluar gerbang sekolah, karena rumah kami berbeda arah.
Setelah beberapa bulan aku bersekolah disitu kami pernah berjanji agar setiap ada yang ulang tahun traktir dan jalan-jalan. Lalu kami tidak sengaja pada waktu itu juga kami membuat nama kelompok DUYU. Yuni berkata
“Bagus juga tuh nama DUYU= Dara,Uli,Yara,Uni”
“Daranya siapa?” tanyaku
“Putrilah kan dia sering dibilang dara sma anak cowo,kalau uli, u karena nama u ada ulinya,kalau yara yah Tiara soalnya diadirumah dipanggil sama keluarganya yara,kalau uni yah gue, baguskan?” Ucapnya dengan semangat
“Iya,bagus-bagus” kataku
“Iya bagus tuh” ucap Tiara dan Putri
Lalu beberapa bulan yang lalu kami mengalami suatu masalah,karena salah seorang dari kami berbohong kepada kami bertiga,sehingga beberapa minggu kami tidak berbicara dengannya yaitu putri.
“Kalian kenapa sih marah sama gue?” Tanya Putri
“Pengen banget tau?” ucap Yuni dengan nada marah
“Ih kok lu songong banget sih jawabnya” ujar Putri
“Lah lu duluan yang songong sama kita dan yang udah bohong sama kita” ucap Yuni tegas
“Eh,eh udah dong kalo lu berdua jawab dengan nada yang sama-sama songong gimana mau selesai masalah kita, emang lu berdua pada mau kalo kita marahan atau nggak akan pernah main bareng lagi? Lebih baik sekarang kita ngomongin baik-baik masalahnya.” Ucapku
Setelah semuanya berbicara dengan baik akhirnya kami pun saling meminta maaf satu sama lain. Dan setelah beberapa bulan penaikan kelas untuk kekelas 9 smp pun akan segera tiba, setelah pembagian raport ternyata kami berempat naik kelas,tapi yang kami tidak bayangkan adalah kami semua mempunyai kelas yang berbeda dan setelah dikelas 9 kami menjadi sangat jarang bermain bersama atau dibilang hamper tidak pernah bicara atau becanda bersama. Sampai suatu ketika waktu aku ulang tahun,kami bertemu disuatu mall untuk jalan bersama.
“Haiiiii” teriakku
“Ruth” ucap mereka dengan serentak
“Ruth happy birthday yah” ucap Tiara
“Makasih tiara” jawabku
“Ruth happy birthday yah” ucap Yuni dan Putri
“Makasih” jawabku
“Oh iya kita mau makan dimana?” Tanyaku lagi
“Hmmm, kebetulan masih pada kekenyangan. Gimana kalau kita jalan-jalan aja dulu?” Ucap Tiara
“Bagus juga sih ide Tiara,tapi kita main time zone aja yuk” ajak Yuni
“Iyaaaa tuh ide bagus” ucap Putri dengan nada gembira
“Yaudah yuk sekarang jalan” ucapku
Lalu setelah lama bermain timezone akhirnya kami berempat lelah dan merasa lapar.
“Eh aku dah lapar nih” seru Tiara
“Yaudah yuk kita makan, tapi mau makan dimana?” Tanyaku
“Di AW aja” ucap Tiara
“Oke,yuk” ucapku
            Setelah sampai di AW kami makan dan memesan makanan yang ingin kami makan bersama-sama dan kami pun makan
“Kok minumnya kayak rasa balsam sih” Tanya Yuni
“Hahahaha emang rasanya begitu Yuni,” balas Tiara
“Hahahaha aneh-aneh aja lu Yuni” ucapku
“Hahahaha Yuni Yuni” seru Putri dengan menggelengkan kepalanya
            Setelah kami sudah selesai makan kami masih menikmati jalan bersama-sama hingga lama sampai kami berempat puas bertemu dan bercanda bersama-sama.
Setelah beberapa bulan duduk dikelas 9 SMP kami sibuk dengan urusan masing-masing ada yang les atau yang lainnya,karena saat itu kami sedang akan menghadapi UN.
Setelah UN sudah selesai kami hanya bisa berbicara lewat sms dan lewat facebook,karena dibulan setelah selesai UN kami akan mendengarkan hasil pengumuman UN yang sudah dilaksanakan. Disekolah kami berbincang
“Eh gimana nih hasil UNnya,takut nggak lulus” ucapku
“Iya sama,gue juga takut nggak lulus” jawab Yuni
“Yaudah nggak usah panik, kita harus yakin kalau kita semua pasti lulus dan mendapatkan nilai yang memuaskan dan yang bisa membahagiakan kedua orang tua kita masing-masing.” Ucap Tiara
“Tapi tetep aja Tiara aku takut” jawab Putri
“Aku yakin pasti kita berempat lulus” ucapku dengan yakin dan percaya diri
“Iyaaaa kita pasti lulus!!!!” ucap Yuni dan Tiara
            Akhirnya pengumuman kelulusanpun tiba,kami semua dengan tegang membuka lewat internet,karena pengumuman kelulusan diumumkan lewat internet. Dan setelah kami berempat lulus kami mengatakan kami lulus lewat sms dan dengan girang. Setelah beberapa minggu kami kesekolah untuk cap tiga jari.
“Tiaraaaaaa” ucapku
“Apa?” Ucap Tiara
“Yee akhirnya kita lulus dan aku lega banget rasanya” jawabku
“Iya nih gue juga ngerasa lega banget” ucap Yuni
            Setelah cap tiga jari selesai kamipun bermain kerumahku untuk merayakan kemenangan kami berempat dan menikmati kebebasan dari UN. Sesampai dirumahku, kami berjalan untuk membeli pop ice yang sering kami beli bersama.
            Setelah kami diterima disekolah yang kami inginkan kami semua terkadang tidak bisa lagi bertemu dan kami hanya bisa berkomunikasi dengan sms.an ataupun berbicara lewat facebook kami.